Kendari - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tenggara baru saja merilis beberapa indikator strategis terkini terkait Pertumbuhan Ekonomi Triwulan IV 2025, Profil Kemiskinan September 2025, Tingkat Ketimpangan Pengeluaran Penduduk September 2025, dan Keadaan Ketenagakerjaan November 2025 di Provinsi Sulawesi Tenggara.
Hal tersebut disampaikan Kepala BPS Provinsi Sulawesi Tenggara, Hadi Susanto, MA dalam siaran persnya di BPS Provinsi Sulawesi Tenggara, Kamis (05/02/2026). Berikut disampaikan ringkasan hasil siaran pers tersebut:
1️⃣ Ekonomi Sulawesi Tenggara tahun 2025 tumbuh sebesar 5,79 persen (c-to-c), meningkat dibandingkan dengan tahun 2024, yang tercatat sebesar 5,40 persen.
2️⃣ Ekonomi Sulawesi Tenggara triwulan IV-2025 terhadap triwulan IV-2024 tumbuh sebesar 5,94 persen (y-on-y).
3️⃣ Ekonomi Sulawesi Tenggara triwulan IV-2025 terhadap triwulan sebelumnya tumbuh sebesar 6,16 persen (q-to-q).
4️⃣ Persentase penduduk miskin pada September 2025 sebesar 10,14 persen, menurun 0,40 persen poin terhadap Maret 2025 dan turun 0,49 persen poin terhadap September 2024.
5️⃣ Jumlah penduduk miskin pada September 2025 sebesar 295,31 ribu orang, turun 9,12 ribu orang terhadap Maret 2025 dan turun 9,96 ribu orang terhadap September 2024.
6️⃣ Pada September 2025, tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Sulawesi Tenggara yang diukur dengan Gini Ratio adalah sebesar 0,357. Angka ini turun 0,006 poin jika dibandingkan dengan Maret 2025 yang sebesar 0,363 dan turun 0,008 poin dibandingkan dengan Gini Ratio September 2024 yang sebesar 0,365.
7️⃣ Jumlah angkatan kerja berdasarkan Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) pada November 2025 sebanyak 1.460,22 ribu orang, turun 22,98 ribu orang dibanding Agustus 2025. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) turun sebesar 1,42 persen poin dibanding Agustus 2025.
8️⃣ Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) November 2025 sebesar 3,33 persen, naik 0,02 persen poin dibandingkan dengan Agustus 2025.
#CintaData #RilisBPS #DataBPS
#Berakhlak
#BanggaMelayaniBangsa